Alasan Kenapa Laki-Laki Anti K-Drama
Survey membuktikan,
bahwa sangat jarang sekali laki-laki yang menyukai serial drama Korea. Perihal
apa alasan mereka tidak menyukai drama Korea masih simpang-siur sampai sekarang
ini. Maka dari itu, karena kebetulan gue lagi kurangkerjaan selow,
akhirnya gue iseng chat beberapa cowok yang ada di kontak bbm gue. Dan
jawabannyapun memang macem-macem. Berikut cuplikannya.
Afif Nur Muhammad,
22th. Fotografer.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Karena aku nggak suka drama dan yang
kebanyakan hidup di dalam drama adalah cewek.
Jawaban yang sangat
mantap jiwa!
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Orangnya
cakep-cakep, tapi operasi plastik semua. Nganu,,, sebenernya
aku sirik, Put. Ehe
Kalo menutut aku sih, eh, menurut gue maksudnya, nggak semua Aktor/Aktris Korea itu operasi plastik kok. Ada yang dari orok emang udah cakep, tinggal dipoles sedikit. Set! Jadi sem..purr…nah cakepnya.
Atau ada juga yang
ngubah sedikit bentuk mukanya biar lebih enak dilihat. Mereka kan udah kaya,
duitnya banyak, mau buat apa lagi kalo bukan buat muasin diri sendiri? Toh itu
hasil dari kerja keras mereka sendiri, jadi terserah mereka mau diapakan
uangnya.
Nah, kalau yang
jelas-jelas operasi plastik, gue sendiri yakin kalau mereka punya bakat yang
amat disayangkan kalau dilewatkan gitu aja cuma gara-gara penampilan.
Coba deh tanya diri
sama diri sendiri. Hal pertama yang kalian lihat dari seseorang adalah penampilannya,
setelah itu, baru hal-hal yang lain.
Apalagi operasi
plastik di Korea kan sekarang malah udah jadi sebuah kebudayaan. Perihal dosa
atau enggaknya, itu urusan mereka sama Tuhan.
Ade Vana, 31th.
Clasher.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Soalnya gue nggak
ngerti bahasanya.
Ini orang pasti
tontonannya senetron Anak Jalanan. Gemes amat dah gue! Ya elu nontonnya yang
pake subtitlenya kampret!
Eh, nggak sopan amat gue sama om-om.
Jadi gini loh om…
Jangan kayak orang susah bisa nggak sih?! Download drama korea yang ada subtitle
bahasa Indonesia kan banyak! Apalagi kalau dramanya udah ditayangin di stasiun tv Indonesia kan biasanya udah didubbing! Kenapa harus bingung nggak ngerti
bahasanya!
A : Ribet banget harus baca subtitle, kan jadi gak bisa konsentrasi nontonnya.
A : Ribet banget harus baca subtitle, kan jadi gak bisa konsentrasi nontonnya.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Gak suka aja,
lebay ceritanya. Yang baperan jadi bego, yang udah bego jadi tambah bego lagi.
Semuanya balik lagi
sih sama yang nonton. Balik lagi juga ke kepribadian kita masing-masing. Bukan
berati orang-orang yang suka nonton drama Korea itu selalu meniru apapun yang
ada di drama itu. Kita bisa mengambil hal-hal positifnya.
Emang ada hal
positifnya?
Apa?
Ciuman?
-_- tuh kan, udah
bikin males aja mau jelasinnya juga. Yaudahlah, bodo
Karena gue sendiri masih percaya, satu-satu hal yang
bisa bikin gue bego adalah males belajar. Males belajar disebabkan karena
kebanyakan nonton drama Korea. Eh, bentar-bentar, kok endingnya tetep bego juga
ya?
Heris Setawan, 22th. Tetanga di kampung halaman.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Nggak ngerti bahasanya dan jalan ceritanya
lebay.
Gue sih nggak yakin
kalau dia pernah nonton drama Korea. Coba aja kalau gue yang ngajak dia buat
nonton bareng. Gue sangat yakin, dia bakalan nolak.
Dhanish A. Putra,
22th. Wota bin Wibu.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Karena pemeran
cowoknya lebih ganteng dari gue :3
Jawaban yang paling
jujur abad ini.
Deni Prayoga. 22th.
Tukang selfie.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Pertama, terlalu
lebay. Kedua, kebanyakan drama nangis/cinta-cintaan. Mendingan nonton film
perang-perangan sama tembak-tembakan. Macho abis!
Gawd plisss! Lebay dalam
konteks apanya? Coba dijelaskan lebih detail. Gue mulai curiga nih kalau yang
bilang drama Korea itu lebay, mereka cuma adol
jere kulak ndean ( jual “katanya”, beli “kayaknya”) Udah pernah nonton
emang? Satu episode aja deh minimal.
Drama Korea selalu
tentang cinta-cintaan.
Ah, coba deh nonton drama Korea yang baru-baru ini tayang. Kalau nggak salah judulnya Oh My Geumbi,
nonton juga Reply1988. Baru boleh bilang kalau drama Korea itu “selalu” tentang
cinta-cintaan.
Macho dari hongkong!
Macho itu kalo bisa ikhlasin gebetan ditikung smaa temen sendiri. Itu baru
macho yang haqiqi!
Dion, umur tidak
diketahui. Ngapakers.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Jijiih lanangane hiiih! ( jijik sama
cowok-cowoknya, hih!)
Jijik gimana sih?
Astaghfirullah, mereka juga kan manusia bukan hewan yang najis. Hmmm sedih :(
Andoko Utomo, 22th.
Mantan Pacar.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Karena ceritanya
selalu tentang percintaan.
Suka gitu deh kamu, nggak
inget emang kalau dulu kita pernah cinta-cintaan juga?
Rivaldo Maldini, 15th,
Adik tercinta yang sebentarlagi bakalan jadi mantan adik.
Q : Kenapa kebanyakan laki-laki nggak suka nonton drama Korea?
A : Punya kakak satu
ngga jelas banget tiba-tiba bbm gituan. Udah transfer belom?
Sesaat setelah membaca
balasan dari dia, rasa-rasanya gue pengin ngutuk dia jadi malin kundang, tapi masalahnya dia adik gue, bukan anak gue :3
Dari total 30 orang
yang gue tanyai, 10 orang menyatakan tidak suka, 2 orang jawab nggak punya
tv ada 4 orang yang mengatakan kalau dia
suka nonton drama Korea. Pas gue tanya lagi “ Kenapa kok bisa suka?” jawabannya
sama semua “ Yaa.. suka aja”.
Heol~
Sisanya, bbmnya masih
ceklist.
Gue jadi tau satu hal,
kebanyakan mereka (laki-laki) sebenernya nggak pernah tau drama Korea itu
seperti apa. Mereka hanya mengatakan “lebay” tanpa ada penjelasan lainnya.
Kalau udah kayak gini, rasanya gue pengin ngajak mereka nonton drama Korea
bareng sama gue. Percuma juga ngasih penjelasan kalau kalimat “ drama Korea itu
lebay” udah melekat di mindset mereka.
Ada banyak drama Korea
yang nggak melulu ber-genre percintaan. Kalian bisa cari di internet, ada
banyak, banyak banget
Lain kali gue bakal
cerita deh, harus mau baca pokoknya, gak mau tau!
Oh iya, tentang postingan yang kemarin, gue mau sedikit ngasih klarifikasi (halah~ nggak penting juga sih sebenernya).
Perihal gue pacaran
sama sesama jenis itu adalah benar. Cuma, ada cumanya nih… selama gue pacaran
sama dia, gue hanya komunikasian via chat, tanpa pernah bertemu, bahkan telpon
sekalipun. Jadi, buat kalian yang mungkin mikir yang enggak-enggak sama gue,
misalnya “Gila pacaran sama sesama jenis, ciumannya rasa apaan!” mending
dibuang jauh-jauh. Karena, sedikitpun gue bukan penyuka sesama jenis, gue
adalah perempuan normal sama seperti yang lain.
sumber gambar : IG @koreandramaThings dan google images.





























