Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan

20 Nov 2016

Fyuhnally, Selesai juga!

Ada dua hal yang baru aja gue selesaikan kemarin. Yang pertama adalah UTS dan yang ke dua adalah baca buku.

Gue ngerasa kalau belakangan ini, gue kurang bisa membagi waktu. Padahal ada banyak hal yang sebenarnya ingin gue kerjakan. Yah, biasalah manusia, banyak maunya, tapi actionnya nggak ada.
 
Rasanya gue pengen bikin jadwal kegiatan supaya gue bisa lebih disiplin, supaya waktu gue nggak kebuang secara percuma. Jam ini gue harus ngapain, pulang kerja harus ngapain, bisa nyempetin baca buku, atau sekedar nonton film, ngerjain tugas nggak pas injury time dan banyak hal lagi.

Kadang, gue udah berencana “nanti pulang kerja, pokoknya gue mau ngerjain tugas ini sama ini, biar nanti nggak keteter” tapi yang terjadi adalah; setelah gue sampe kosan, buru-buru ngecas hp, gegoleran sambil buka-buka sosmed sampe bego, dan tau-tau  udah harus berangkat kuliah.
 
Atau contoh lainnya, ketika gue mau baca buku.
Pertama, gue ngambil buku yang mau gue baca
Kemudian, gue baca-baca sebentar.
Tiba-tiba,
 “tuling…” hp gue bunyi
“waah, ada notif line, sekalian ngecek ig stories ah, facebook juga deh, eh ngecek 1 cak juga deh”
Gue memang tetep jadi baca, tapi baca timeline di medsos.

Gue prihatin sama diri gue sendiri, yang sepertinya malah dikendalikan sama HP.
 
Balik lagi ke topik awal,

Pertama
Gue baru aja selesai UTS. Udah lama banget nggak berhadapan sama yang namanya ujian-ujian akademik membuat gue sedikit grogi, bukan sedikit tepatnya, tapi banyak. Terbukti ketika hari pertama UTS berlangsung, rasa-rasanya pencernaan gue ikut-ikutan berkonspirasi, yang kebelet pipislah, yang pengen pupup lah, sampai tangan gue kerasa dingin banget, paket lengkap nervous bin grogi pokonya. Iya, gue emang lebay.

Gue takut nggak bisa ngerjain soal. Mau minta dicontekin juga, sama siapa kan? Karena sampai saat ini gue belum juga punya terlalu banyak temen.
 
Dosen pun datang, pertanda UTS akan segera dimulai.
Satu jam setengah berlalu, dan Alhamdulillah, ternyata soal Aljabar nggak semengerikan yang gue kira. Suhu tubuh gue mulai kembali normal lagi, dan gue bisa sedikit rileks untuk ngerjain UTS mata kuliah selanjutnya.

Gue adalah tipe orang yang nggak betah lama-lama di dalem kelas setelah gue selesai ngerjain soal. Gue juga bukan orang yang suka berkali-kali ngecek ulang jawaban sambil nunggu jam ujian kelar. Beruntung, temen gue, Meta, juga satu pemikiran sama gue. Jadilah, gue dan Meta selalu jadi orng pertama yang keluar kelas.
Gue akui, kita berdua memang pinter, pinter ngarang maksudnya.

Hari sabtu kemarin, jadwal UTS gue adalah Akuntansi dan Ekonomi. Bagi gue dan Meta, mata kuliah itu udah nggak begitu asing. Karena, gue sama Meta dulunya anak Akuntansi. Tapi bagi mahasiswa lainnya, terutama temen-temen kelas gue, yang lebih dominan lulusan TKJ, Akuntansi merupakan mata kuliah paling horror. 

Menurut gue, itu wajar. Lha wong gue aja yang tiga tahun belajar Akuntansi masih suka gagal paham sama pelajarannya, apalagi mereka yang masih awam banget.

Dan yang terakhir adalah mata kuliah Ekonomi. Lagi-lagi gue dan Meta berhasil mengerjakan soal dengan cepat, secepat kecepatan cahaya. Nggak ding bohong. 
Tiga puluh menit kita disini, tanpa suara sebelum ujian selesai, gue dan Meta memutuskan untuk menyerahkan lembar jawaban kita ke Dosen , dan Dosen itu langsung memberikan nilai di lembar jawaban gue sama Meta. Anehnya, nilai kita berdua sama. mengetahui hal itu, gue sama Meta cuma cengengesan sambil keluar kelas

UTS selesai~ saatnya clubbing. 

Kedua
Gue baru saja menyelesaikan bacaan gue yang ke pending selama beberapa bulan yang lalu.

The Jacatra Secret

Ini bukan buku milik gue, buku ini gue pinjem dari seseorang.

Gue selalu aja tertarik sama bacaan-bacaan yang berbau iluminati dan sejenisnya. Dan buku itu, adalah buku The Lost Symbol versi Indonesia-nya. Kalau di The Lost Symbol ada Prof Langdonn, di Jacatra Secret Ada Dr. Grant.
 
Bermula dari terbunuhnya salah seorang Ekonom Indonesia, Prof Sudrajat, yang ternyata adalah seorang anggota persaudaraan Mason, atau bahasa latinnya adalah Remashon. Dr. Grant seorang pakar symbolog asal Amerika, mau tidak mau harus ikut terseret kedalam kasus tersebut.

Misinya untuk menemukan pembunuh Prof Sudrajat, ternyata malah berbalik jadi boomerang untuk Dr. Grant. Dan, petualanganpun dimuai…

Anjir!! gue nggak ahli banget dalam hal review.

#Puti masih berusaha untuk memilih kalimat...
.
.
.

Bhangkay ! Otak gue buntu!

Langsung keintinya aja deh ya! Dari buku ini gue jadi tau banyak hal tentang simbol-simbol Mason atau iluminati yang ada di Jakarnya, salah banyaknya adalah;

Sumber : Google Image
Tugu Monas, adalah lambang Persetubuhan Suci (The Sacred Sextum) yang dilakukan tanpa malu-malu di sekeliling rumah Tuhan atau disebut . Dia mengejek Gereja Imanuel, dia mengejek Gereja Katedral, dan dia juga mengejek Masjid Istiqlal. Terhadap rumah Tuhan-rumah Tuhan yang mengelilinginya, Monas seakan mencibir, 

“Lihatlah aku, aku lebih tinggi dan lebih megah ketimbang kalian, dan yang pasti pengikutku lebih banyak dari penghuni kalian, hahahaha...”
 
dok. pribadi



dok. pribadi
Gerbang utama Stadhuis (Museum Fatahillah), bagian utama yang melengkung terdiridari 13 batu, dengan batu tengah (keystone) dipahat symbol mawar atau lotus dengan jumlah kelopak 13 .

dok. pribadi
Kotak berisi 208 batu hadiah dari Istana Dam-Amsterdam kepada Stadhuis yang sengaja disusun 13 baris, Terletak di depan tangga utama Stadhuis.




Sumber : Google Image
Kubah Oktagon di depan Stadhuis yang dulu digunakan sebagai tempat air. Bentuknya sama persis dengan Gereja bundar para Templar yang sekarang masih bisa dilihat di Selatan Perancis.




Sumber : Google Image
 Patung Hermes, Dewa Penulis kitab Kaballah, dulu terletak di ujung utara jembatan Harmoni, sekarang ada di halaman belakang Stadhuis. Tongkat yang di pegang Hermes merupakan simbol Persaudaraan.




Sumber : Google Image
Peta pusat wilayah Menteng jika diputar 180 derajat. Taman Suropati menjadi simbol kepala Baphomet dengan Gedung Bapenas sebagai otaknya.




Sumber : Google Image
Bundaran Hotel Indonesia, setelah di renovasi pada 2001. Semakin mirip dengan symbol All Seeing-eye, atau mata Dajjal. 

Itu hanya beberapa yang di Jakarta. Sebenarnya, simbol-simbol iluminati itu sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. 

Sumber : Google Image
Contonya kecil lainnya adalah logo Macdonald jika tulisan bawahnya di putar maka akan membentuk angka 13.



Sumber : Google Image


Jumlah angka pada Barcode berjumlah 13.




Sumber : Google Image
Logo di Ms Windows yang sering kita pakai ternyata mengandung unsur iluminati juga karena disitu terlihat ada angka 13.




dulu jelas banget kepala bantengnya. apa mata gue yang mulai rabun ya?
Termasuk CoC, game laknat yang bikin gue kecanduan setengah hidup.

Artis-artis Hollywood yang secara terang-terangan mengakui bahwa mereka para anggota Khaballah, diantaranya ada Christina Aguilera, Madona dan Britney Spears. Kemudian saat Britney keluar dari anggota Kaballah, karirnya dibuat hancur lebur oleh mesin besar Freemansory.

Hollywood yang berarti kayu suci, atau stick of magic sebenarnya bukan sekedar panggung hiburan, melainkan lebih pada pusat Mind Control bagi seluruh manusia di bumi. Hollywood-lah yang menyebabkan Americans dream keseluruh dunia.

Kalau penasaran, mending baca aja bukunya. Tapi kayaknya nyari buku ini lumayan susah, soalnya gue udah coba nyari di beberapa Gramedia, stocknya kosong. Makanya, gue mutusin buat minjem ke yang punya buku ini.

Beberapa hari yang lalu, si empunya buku telpon gue. Dia bilang, kalau bukunya nggak dibaca, mending buruan dibalikin. Karena gue nggak mau menyia-nyiakan kesempatan, akhirnya tadi malam gue ngebut baca buku itu, sebanyak 432 halaman dalam waktu 4 jam.

Gue emang kampret kalau udah niat baca. Beberapa kali gue selalu melahap habis satu buku hanya dalam satu waktu.

Kalian udah ada yang baca buku ini? menurut kalian gimana?
Kalo gue sendiri, saking penasarannya, gue sengaja main ke Kota tua buat nyari bukti-bukti yang ditulis di buku.

Sekedar tambahan,
Yang terakhir adalah, gue berhasil menyelesaikan postingan ini dan kemudian gue juga akan menyelesaikan hutang Blogwalking gue yang udah numpuk. 

Tunggu gue mampir di blog kalian ya...

Aku Adalah

Puti Andini

Pengabdi Wifi Telkom...

Bagian dari

Your Lucky Number

Kategori

Cerita Sehari-hari (13) Curhat (11) Absurd (9) Throwback (7) Friendship (6) Drama Korea (5) Kesel (3) Keluarga (2) Perkenalan (2) ini apa? (2) 18+ (1) Buku (1) Ngawur (1) Ngomentarin (1)