Maaf Untuk Semua dan Selamat Tahun Baru 2017
Untuk
mengawali postingan kali ini, sekaligus juga untuk mengakhiri postingan gue di
tahun 2016, gue ingin mengampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang
pernah dengan atau tanpa sengaja gue sakiti hatinya, udah gue bikin marah,
kesel, dongkol, atau iri, mungkin, selama tahun 2016. Ah masa sih ada yang iri
sama gue?. Oke, yang iri mending dihapus aja.
Dimulai dari
yang paling dekat sama gue sekarang ini. Betul! Blog gue! Ehe he he
Gue mau
minta maaf karena sering php-in dia selama ini. Mungkin kalau blog gue bisa ngomong,
dia bakalan bilang “tidak ada lagi maaf bagimu…” mengingat sudah tidak bisa
dihitung lagi betapa seringnya gue bohongin dia untuk bisa konsisten nulis di
Blog.
Gue juga
mau minta maaf sama keluarga gue, terutama, Ibu gue. Gue bukan orang
yang punya kepribadian hangat untuk keluarganya. Gue cenderung memendam apa-apa
sendiri, dan ketika gue rasa udah nggak mampu buat menyimpannya, lantas gue meluapkan emosi gue sama beliau.
Gue mau minta
maaf sama sepupu gue, Rizal. Maaf karena gue undah nyiptain jarak diantara
kita. Maaf karena gue memilih untuk menghilang untuk beberapa saat ini. Semua ini karena ulah Naruto yang telah mangajari gue berbagai macam jutsunya.
Kemudian,
gue juga mau minta maaf sama semua teman-teman gue. Baik temen kerja, temen
kuliah, temen tidur ataupun temen tapi mesra.
Untuk temen
kerja, gue minta maaf karena gue sering bikin kalian marah atas semua sikap
kurang disiplin gue, sikap masa bodo gue sama kerjaan, dan semua sikap
menggapangkan setiap pekerjaan yang ada. Gue tau, setiap kali gue mencari pembenaran dari kesalahan gue, kalian selalu menahan diri untuk tidak bekata kasar, walaupun pada akhirnya ketika gue gue suda melewati batas, kata-kata kasar itu selalu keluar dari mulut kalian. Seperti " Dasar lu, Jomblo!..." tidak apa, i'm strong enough...
Untuk temen
kuliah, gue minta maaf karena gue kurang bisa membaur dengan kalian. Mungkin karena
perbedaan pemikiran yang disebabkan oleh perbedaan umur, gue sering ngerasa
gak nyambung sama obrolan dan candaan kalian. Gue lebih milih untuk menarik
diri dan sibuk sendiri seolah-olah gue sedang berada di dunia yang berbeda
dengan kalian. Untuk kedepannya, gue janji kalau gue nggak bisa janjiin
apa-apa. Hahaha. Rasanya, gue udah terlalu tua untuk kembali mbeling sebagai seorang siswa.
Untuk temen
tidur gue, Fitroh dan Mba susi. Gue minta maaf karena gue sering bikin kalian
nggak nyaman sama semua sifat kekanak-kanakan gue. Gue sering tiba-tiba nangis
dan ketawa kayak orang gila, terutama kalau gue lagi nonton Drama Korea. Diantara
kalian berdua, gue lah yang tingkahnya masih kayak anak kecil.
Nggak kerasa
kita udah tinggal di atap yang sama selama kurang lebih tiga tahun. Kita bertiga
saling melengkapi satu sama lain. Ada mba Susi yang hobinya beli makanan dan
Puti yang hobinya ngabisin makanan, ada Fitroh yang hobinya beres-beres dan
Puti yang hobinya bikin berantakan barang-barang lagi. Pokoknya kita tuh udah
kaya, hmmm kayak apa ya? Ya kayak gitulah pokoknya.
Beberapa bulan
lagi mba Susi bakalan nikah sama pacarnya. Gue seneng, karena mba Susi nggak
nikah sama pacar orang.
Selanjutnya,
gue mau minta maaf sekaligus berterimakasih sama
seseorang-yang-namanya-tidak-boleh-disebut. Maaf karena gue terlalu pengecut
untuk hanya memberi sebuah penjelasan dan terimakasih karena tidak bertanya.
Gue mau
minta maaf sama semua tetangga kontrakan, karena telah gagal menjadi makhluk sosial
yang baik.
Gue mau minta
maaf sama ibu warung, Bu Siti, gue udah durhaka nyuruh orang tua buat ngangkat
galon ke lantai dua, padahal sebenernya gue mampu, tapi ya gimana ya…..
Gue mau minta
maaf sama supir angkot, gue pernah beberapa kali ngedoain kalian celaka. Ya tapi
itu juga bukan sepenuhnya kesalahan gue. Salah sendiri bawa angkot kayak setan,
yakali gue mau mati muda.
Gue mau minta
maaf sama Hp gue, diantara yang lain, sebenernya dialah yang paling terdzalimi
selama ini. Dari gue melek mata, sampai gue merem lagi, dia nggak pernah luput
dari kebrutalan tangan gue.
Gue mau
minta maaf sama kuota internet, karena gue nggak pernah menggunakannnya
secara bijak, apalagi belakang ini, gue lagi keranjingan buat download Drama
Korea.
Yang terakhir,
gue mau minta maaf yang sebesar-besarnya sama diri gue sendiri. Maaf karena
belum bisa menjadi orang baik. Belum bisa jadi orang yang bermanfaat bagi orang
lain.
Tidak banyak
harapan gue untuk tahun 2017. Gue cuma ingin hidup lebih baik lagi dari
sekarang. Untuk segala urusan, semoga diberikan jalan yang mudah.
Dan satu
lagi, gue juga berharap untuk tidak terlibat dalam masalah yang berhubungan
dengan hati, perasaan sertamerta tetekbengeknya.
HAPPY NEW
YEAR!!!!!
Telolet telolet
teloletttttttt!!!!!









